UNESCO Creative Cities Network

unesco-global-citra-lintas-pekalongan-bati-carnaval

© Global Citra Lintas/Karnaval Batik Pekalongan

Pekalongan yang juga dikenal sebagai “Kota Batik” adalah rumah bagi 300.000 jiwa. Pekalongan adalah kota multikultural dimana komunitas etnis hidup bersama, seringkali menikmati ekspresi budaya masing-masing dalam berbagai pameran, parade dan acara yang diadakan sepanjang tahun. Kerajinan tangan, seperti batik tulis dan batik cap, merupakan pilar utama ekonomi dari Kota Pekalongan. Erat dengan seni, budaya dan ekonomi, desain batik dan produksi merupakan bagian penting dari identitas Pekalongan. Terintegrasi ke dalam sistem pendidikan kota, budaya Batik juga terintegrasi dengan baik ke dalam rencana pembangunan ekonomi kreatif di kota ini. Pekalongan adalah contoh yang sangat baik bagaimana pembangunan berbasis budaya dapat mendukung warga, terutama perempuan, dalam mengembangkan kegiatan yang menghasilkan pendapatan yang layak dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

httpen-unesco-orgcreative-citiesbandung

© unesco.org/creative-citiesbandung

Kota Bandung menjadi salah satu percontohan dalam pengembangan ekonomi kreatif yang melibatkan komunitas secara aktif. Bandung pun menjadi kota pertama yang berhasil menggunakan model ABCG (Academic, Business Sector, Community, Government), dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Salah satu kunci sukses dalam mengembangkan ekonomi kreatif adalah mengembangkan komunitas di Kota Bandung yang khas.