Inclusive Education

inclusive-education

Konvensi UNESCO tentang Penolakan Diskriminasi dalam Pendidikan yang dikeluarkan pada tahun 1960 dan perjanjian hak asasi manusia internasional lainnya melarang setiap pengecualian atau pembatasan terhadap kesempatan pendidikan yang berbasis sosial atau perbedaan, seperti jenis kelamin, suku, bahasa, agama, bangsa, kondisi sosial, ekonomi, dan lain – lain. Pendidikan bukan hanya tentang membuat sekolah tersedia bagi mereka yang sudah mampu untuk mengaksesnya namun tentang menjadi proaktif dalam mengidentifikasi hambatan dan rintangan yang peserta didik jumpai dalam akses untuk pendidikan berkualitas, serta dalam menghilangkan rintangan-rintangan dan hambatan yang menyebabkan pengecualian.

UNESCO bekerja dengan pemerintah untuk mengatasi pengecualian dan ketidaksetaraan dalam akses terhadap pendidikan. UNESCO berkomitmen untuk mempromosikan pendidikan inklusif berkualitas melalui pendekatan berikut:

  1. Melihat kembali dan memantau kebijakan pendidikan di negara-negara yang dipilih untuk memastikan penyertaan anak yang kurang mampu dalam pendidikan dasar yang berkualitas;
  2. Pelatihan tenaga kependidikan untuk mempromosikan peningkatan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan pada pendidikan inklusif berkualitas;
  3. Menganalisis dan menyebarluaskan praktik yang baik terkait kualitas inklusif.

Sumber: Inclusive Education