International Mother Language Day

International Mother Language Day - Program ini adalah jenis ilmu kewarganegaraan yang melibatkan partisipasi aktif pelajar dalam proyek-proyek terkait isu sosial, politik, ekonomi, dan lingkungan global.

Dalam SDG 4. Quality Education, agenda pendidikan fokus pada pendidikan yang berkualitas dan pembelajaran sepanjang hayat untuk semua, yang memungkinkan setiap wanita dan pria untuk memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan nilai-nilai untuk menjadi segala sesuatu yang mereka inginkan dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat. Pada Agenda Pendidikan 2030, penghormatan terhadap penggunaan bahasa ibu dalam proses belajar mengajar, promosi dan pelestarian keanekaragaman linguistik didorong untuk ditingkatkan.

UNESCO fokus untuk memajukan keberagaman bahasa di internet, melalui dukungan untuk konten lokal yang relevan serta media dan literasi informasi. Melalui program Local and Indigenous Knowledge Systems, UNESCO menyoroti pentingnya bahasa ibu dan bahasa lokal sebagai media untuk menjaga dan berbagi pengetahuan dan budaya asli karena bahasa ibu dalam pendekatan multibahasa merupakan komponen penting dari pendidikan yang berkualitas.

International Mother Language Day atau Hari Bahasa Ibu Sedunia kemudian diperingati setiap tanggal 21 Februari atas dasar Resolusi PBB yang dicanangkan pada 17 November 1999. Awalnya merupakan pergerakan yang dibentuk atas semangat menjaga dan melestarikan bahasa ibu dan untuk mempromosikan perdamaian dan multibahasa. International Mother Language Day mulai dirayakan sejak tahun 200 dengan tema yang berbeda di tiap tahunnya. International Mother Language Day tahun 2016 mengusung tema Quality Education: Languages of instruction and learning outcomes.

Sumber: International Mother Language Day