UNESCO International Literacy Prize

Hadiah pertama adalah UNESCO King Sejong Literacy Prize didukung oleh Pemerintah Republik Korea, yang mana penghargaan untuk dua calon dengan perhatian khusus pada pengembangan dan penggunaan pendidikan keaksaraan bahasa ibu dan pelatihannya.

Hadiah kedua adalah UNESCO Confucius Prize for Literacy. Hal ini didukung oleh Pemerintah Republik Rakyat Cina dan memberi penghargaan kepada tiga kandidat, memberikan pertimbangan khusus untuk proyek keaksaraan untuk orang dewasa, pelajar di daerah pedesaan, dan remaja putus sekolah, khususnya anak perempuan dan wanita.

Masing-masing dari lima penerima hadiah menerima medali, diploma, dan US $ 20.000 untuk proyek atau program mereka. UNESCO International Literacy Prize diberikan pada upacara resmi di Markas UNESCO di Paris pada Hari Aksara Internasional.

Deadline pendaftaran diperpanjang hingga 14 Juni 2017 (lihat disini!)

Info lebih lanjut, dapat dilihat pada laman berikut ini.