Geopark Night Specta 4.0: Upaya Sosialisasi Geopark yang Menyasar Kaum Milenial

Geopark Night Specta

Gunungkidul, KNIU — Geopark Night Specta untuk keempat kalinya kembali digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Kidul dan Provinsi Yogyakarta dengan melibatkan Badan Pengelola Geopark Gunung Sewu dan seluruh elemen terkait. Mengusung tajuk Geopark Night Specta 4.0 (baca: four point o), gelaran rutin tahunan yang pada tahun 2019 ini dilaksanakan pada Jumat (19/07/2019) diutamakan untuk menyasar kaum milenial agar lebih mengenal dan mencintai kawasan geopark, khususnya Gunung Sewu.

Disampaikan dalam sambutannya, General Manager Geopark Gunung Sewu –Budi Martono– menyatakan bahwa kawasan Geopark Gunung Sewu telah mengalami banyak kemajuan, meskipun di beberapa hal masih belum seperti yang diharapkan, terutama mengenai perihal sosialisasi. Mengingat bahwa pemuda adalah generasi penerus yang berperan penting dalam kelestarian kawasan geopark di masa yang akan datang, Geopark Night Specta 4.0 diselenggarakan dengan pendekatan yang lebih segar agar dapat menyentuh kaum milenial dan menggalang kesadaran untuk berperan aktif dalam pengelolaan geopark.

Hashtag yang ada di depan kita (diusung oleh Geopark Night Specta tahun ini) adalah Geopark Night Specta 4.0, artinya bahwa sosialisasi ini kita sasar kepada adik-adik (kaum) milenial, dengan (cara menghadirkan) pengisi acara yang memiliki banyak followers dari kaum milenial.” ujar Budi.

© KNIU Kemendikbud/Donna

Gelaran Geopark Night Specta 4.0 menghadirkan empat penampil utama yang memiliki banyak penggemar dari generasi muda, yaitu Erix Soekamti, Nufi Wardhana, Gaseng Om Wawes, dan Nanda Candra. Secara resmi dibuka oleh Badingah selaku Bupati Gunungkidul, acara ini dihadiri oleh berbagai jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah serta pemangku kepentingan terkait Geopark Gunung Sewu. Tampak hadir Wakil Gubenur Provinsi Yogyakarta, Sri Paduka Pakualam X; Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananto Kusuma Seta; Sekretaris Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Antonius Ratdomopurbo; Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Suharno; Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Suko Wiyono; Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, Singgih Raharjo; Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti; serta jajaran DPRD DIY Yogyakarta.

Antusiasme para hadirin dapat dirasakan cukup tinggi selama berlangsungnya acara Geopark Night Specta 4.0. Tidak hanya datang dari daerah sekitar Gunungkidul dan Geopark Gunung Sewu, penonton asal Banyumas dan Jakarta Barat juga tak kalah semangat untuk menyaksikan acara tersebut. Jarak yang jauh dan cuaca yang sempat dihiasi hujan tidak meyurutkan niat hadirin untuk menonton penampil favoritnya. Erix Soekamti, yang pada kesempatan yang sama dinobatkan menjadi Duta Geopark, menyedot paling banyak animo penonton. Erix menyerukan ajakan untuk mencintai alam dengan mengunjungi situs-situs di seluruh nusantara melalui lagu grup Endank Soekamti yang berjudul “Liburan”.

© KNIU Kemendikbud/Donna

Selain hiburan, Geopark Night Specta 4.0 juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan dan pelestarian keberlangsungan situs warisan geologi melalui Gunung Sewu Award. Pada kategori Pilar Edukasi, penghargaan Gunung Sewu Award dimenangkan oleh Kelompok Sadar Wisata Jagad Lega, Ngingrong, di kawasan Ngingrong. Pada kategori Pemberdayaan Masyarakat, dimenangkan oleh Kelompok Sadar Wisata Nglanggeran, Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran. Adapun pemenang pada kategori Konservasi adalah Kelompok Sadar Wisata Geosite Luweng Kalisuci, pemenang pada kategori  Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Geopark adalah HPI DPC Gunung Kidul, dan pemenang pada kategori Edukasi di Lembaga Pendidikan adalah SMA 1 Wonosari.

 

© KNIU Kemendikbud/Donna

Geopark Gunung Sewu merupakan geopark Indonesia yang telah diakui internasional sebagai UNESCO Global Geopark pada tahun 2015. Berada dan dikelola dalam jangkauan sepanjang 120 kilometer di tiga kabupaten dan tiga provinsi, yaitu Gunungkidul (Yogyakarta), Wonogiri (Jawa Tengah), dan Pacitan (Jawa Timur), Geopark Gunung Sewu merupakan warisan kekayaan geologi dunia yang terdiri dari lanskap karst dan didominasi oleh batuan gamping. Keanggotaan Gunung Sewu pada UNESCO Global Geopark dan akan dievaluasi oleh tim asesor pada tahun 2019 ini.(DAS)

 

Geopark Night Specta

 

Ikuti akun media sosial kami:

Facebook: Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

Twitter: kniukemdikbud

Instagram: kniukemdikbud



Leave a Reply